WEB ARTICLE MEDIA


Menggali Fakta Kelam Dozier School, Meriana

Baca Artikel Sekarang
A photograph of sliced kiwifruit on a while plate

Menggali Fakta Kelam Dozier School, Meriana

Selama satu dekade terakhir, ratusan orang telah datang ke depan untuk menceritakan kisah mengerikan dari pelecehan dan pemukulan yang mengerikan yang mereka derita di Dozier Boy's School of Florida, sebuah lembaga pendidikan yang dikelola negara. Sekolah ini memang telah ditutup karena alasan kebijakan ekonomi oleh pemerintah setempat, setelah lembaga ini beroperasi kurang lebih satu abad lamanya. Sekolah reformasi yang dulu dikenal sebagai The Boy's White House School" ternyata menyimpan berbagai memori kelam yang tidak pernah dilupakan oleh para murid yang mengalaminya. Di sekolah tersebut terdapat 300 (tiga ratus) siswa yang dikirim dari berbagai daerah untuk mengikuti pedidikan reformasi selama tahun 1950 - 1960-an. Mereka semua bergabung dan berkumpul di sekolah yang letaknya di daerah kota kecil, bernama Mariana ini.

Kini para siswanya berkumpul, setelah bertahun-tahun mereka memendam dan mengubur jauh-jauh memori kelam itu, dan mereka berkumpul untuk menceritakan kisah memilukan itu. Lebih dari 80 siswa meninggal di sana, menurut informasi mereka dinyatakan meninggal karena berbagai alasan, sakit,kecelakaan,perkelahian,kebakaran. Namun pelaporan mengenai peristiwa itu tidak pernah jelas sampai sekarang. Banyak sanak dan keluarga yang hanya menunggu karena sampai saat ini mereka yang dulu bersekolah disana tidak pernah kembali ke rumah. Terdorong oleh rasa kemanusiaan, para peneliti mencoba untuk menggali atas fakta yang terjadi di sekolah tersebut."Anda tidak akan pernah tahu kapan siksaan itu dating" kata Jerry Cooper, mantan siswa yang dikirim ke sekolah tersebut ketika ia berusia 16 tahun. "Yang terjadi bukan sekedar pemukulan, tetapi lebih merupakan aksi kebrutalan.." katanya.

The Dozier Schhol telah dikenal sejak lama. Sekolah ni dibuka pada tahun 1900 dengan nama State Reform School of Florida. Kampus sekolah ini memiliki area seluas 1.400 hektar yang berada di sebelah barat barat wilayah Tallahassee. Dalam sepanjang sejarah aktivitasnya sekolah ini dikenal dengan system pendidikannya yang amat ketat dan keras .Mantan Gubernur Florida Charlie Crist memerintahkan penyelidikan terhadap tuduhan pelecehan, penyiksaan dan kematian diduga di sekolah tersebut. Namun Departemen Kehakiman Florida menyatakan bahwa tidak ada cukup bukti atas pelecehan dan tuduhan yang dimaksudkan."Itu semua bermuara pada tanggung jawab perdata," kata Roger Kiser, yang membantu membentuk kelompok dan yang telah menulis tentang pengalamannya di sekolah di akhir 1950-an. "Mereka mengaburkan bukti faktual yang akan membuat mereka membayar atas apa yang saya anggap sebagai kejahatan"

Laporan negara juga tidak menemukan bukti yang menunjukkan anggota staf bertanggung jawab atas kematian mahasiswa. Namun Kiser tidak menerima kesimpulan negara."Ada terlalu banyak cerita," kata Kiser. " saya pribadi melihat ada anak mati di bak mandi yang telah dipukuli setengah mati. Aku pikir dia sudah dianiaya anjing. Saying aku tidak pernah mengetahui kisah yang sebenarnya atas kematian itu. "Peneliti Negara mengatakan bahwa dengan menggunakan catatan sekolah, mereka mampu mengidentifikasi 31 mantan siswa yang dikebumikan di pemakaman sekolah. Catatan menunjukkan 50 anak laki-laki lainnya juga meninggal di sekolah yang sama , dan tidak ada indikasi yang jelas di mana mereka dimakamkan.Dengan menggunakan ground penetrasi radar, seorang arkeolog Richard Estabrook telah mengidentifikasi puluhan kuburan yang sebelumnya tidak diketahui di sekolah tersebut. Antropolog forensik Erin Kimmerle memimpin penelitian di sekolah Dozier. Dia seorang profesor di University of South Florida yang menjadi tertarik pada kasus tersebut setelah mendengar cerita ini. Akhirnya mereka yang diketemukan kemudian dimakamkan dengan memberi 31 tanda salib untuk menandai pemakaman dari masing masing jasad yang diketemukan. Kimmerle juga menemukan 49 situs pemakaman, yang mungkin berisi masing-masing lebih dari satu orang.Kimmerle mengatakan bahwa untuk mengidentifikasi siapa yang dimakamkan di kuburan akan membutuhkan body exhuming yang hanya dapat dilakukan jika ada anggota keluarga dari salah satu permintaan almarhum itu.


Copyright © 2019 bayangtv.com